Lembaga Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (LRPM) Universitas Indraprasta PGRI bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kabupaten Bogor melaksanakan rapat evaluasi kegiatan dan persiapan tindak lanjut penelitian serta pengabdian masyarakat dalam program Gerakan Bogor Bebas Kumuh (GEROBAK SAE PISAN). Kegiatan ini diselenggarakan pada 14 Agustus 2025 di Ruang Rapat Disperumkim dan dihadiri oleh jajaran pejabat Disperumkim, perwakilan LRPM, serta tim peneliti dan pengabdi dari Unindra.
Dalam rapat, Disperumkim menyampaikan apresiasi kepada Universitas Indraprasta PGRI yang telah memberikan kontribusi nyata sejak penandatanganan MoU pada 24 Agustus 2024. Berbagai kegiatan kolaboratif telah dilakukan, di antaranya pengolahan talas dengan berbagai varian, sosialisasi sistem informasi manajemen kas berbasis website, sosialisasi pencegahan narkoba dan miras, pengembangan UMKM jamur, penelitian UMKM, serta pelatihan pembuatan batik khas daerah.
Beberapa masukan penting juga muncul dalam rapat, seperti perlunya penyederhanaan kegiatan agar lebih tepat sasaran, pentingnya dokumentasi sebagai rekam jejak kerja sama, serta upaya mencari dukungan pendanaan tambahan. Selain itu, dosen Unindra juga memberikan gagasan penguatan pelatihan, termasuk melibatkan karang taruna dalam pemasaran digital dan mengefisienkan proses pelatihan batik agar dapat dilakukan di wilayah setempat.
Sebagai tindak lanjut, disepakati bahwa untuk program berikutnya, proposal kegiatan akan disusun secara kolaboratif oleh Unindra dan Disperumkim, dengan harapan dapat kembali memperoleh dukungan sponsor dari Baznas.
Kegiatan evaluasi ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan Bogor bebas kumuh melalui program GEROBAK SAE PISAN.
Komentar Terbaru